Minggu, 20 Desember 2009

Santri Aswaja Belajar Bahasa Asing



Berbicara mengenai pesantren salaf, orang sering beranggapan bahwa pesantren hanya mengajarkan ilmu agama seperti ilmu nahwu, shorof, kajian kitab salaf (kitab Kuning), fiqih, balaghoh, Qur’an hadist, dan sebagainya. Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, tidak sedikit pesantren salaf yang memulai membekali keterampilan (soft skill) santri-santrinya untuk bekal tambahan mereka ketika berkarir dan terjun di masyarakat. Salah satu keterampilan yang juga penting dibelajarkan kepada santri yaitu mempelajari bahasa asing, seperti bahasa Arab, Inggris dan Jepang.

Kegiatan pembejaran keterampilan tiga bahasa asing itu dapat kita temui di pondok pesantren Durrotu Ahlissunnah waljama’ah (Aswaja) di desa Banaran Sekaran, kecamatan Gunungpati Semarang. Semua santri Aswaja jumlahnya sekitar 200 santri. Sebanyak 95 % santrinya adalah mahasiswa Universitas Negeri Semarang dari berbagai macam jurusan.

Di Ponpes Durrotu Aswaja tersebut sudah mengadopsi kurikulum khusus untuk pembelajaran bahasa Asing yang diajarkan rutin hampir setiap hari. Pembelajaran bahasa asing dilakukan hampir setiap malam selama 1 jam, instansi khusus tersebut bernama Lembaga Bahasa Aswaja (LBA). Tentor yang mengajar yaitu santri Aswaja sendiri yang juga mahasiswa Unnes dari jurusan bahasa Arab, Inggris dan Bahasa Jepang.

Pada minggu kemarin, LBA mengadakan kegiatan out door yang bertitel odol, singkatan dari kata out bound & do learning. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, di obyek wisata Goa Kreo, desa Talun Kacang Kandri Gunungpati Semarang.
Kegiatan odol kala itu mengangkat tema “surga dalam cerita”. Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 50 santri. Dalam acara tersebut juga diadakan “studium general” yang mengangkat tema “let’s talk”, kegiatan studium general ini bertujuan memberikan motivasi kepada para peserta odol untuk mau, berani dan terbiasa berbicara memakai bahasa asing.

Studium general ini mengundang dua pembicara. Pertama Miss Iwata Yoko, beliau adalah orang Jepang asli yang sekarang berprofesi sebagai dosen bahasa jepang di Unnes. Pembicara kedua adalah Prof Dr rasdi Ekosiswoyo MSc, beliau adalah mantan rektor Unnes yang juga pernah kuliah selama 2 tahun di Amerika.

Selama mengikuti acara odol di kompleks wisata Goa Kreo, kebanyakan peserta merasa senang. Selain belajar bahasa asing, peserta juga disuguhi pemandangan alam yang indah di objek wisata Goa Kreo. Sungguh menyenangkan.


(Tulisan di atas pernah dimuat di koran Suara Merdeka pada Minggu, 3 Januari 2010)



Muhammad Noor Ahsin
Santri Ponpes Durrotu Aswaja
Redaktur Tabloid Nuansa Unnes
Pegiat Komunitas Harmoni Semarang

Selasa, 01 September 2009

Indonesia-Amerika Lanjutkan Program Beasiswa Fullbright

Jakarta, Senin (16 Februari 2009) -- Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Amerika sepakat untuk melanjutkan program beasiswa Fullbright. Program beasiswa yang sudah berlangsung sejak 1952 ini akan memberikan landasan baru bagi kedua negara. Untuk pertama kalinya program ini akan mengintegrasikan beasiswa program sandwich, pengiriman dosen senior melalui AMINEF (American Indonesian Exchange Foundation), dan block grant bagi 50 organisasi profesional di Indonesia untuk mengikuti kegiatan saintifik internasional dengan mengundang pakar dari Amerika.



Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan pada Senin (16/2/2009) di Depdiknas, Jakarta oleh Direktur Jenderal Pendididikan Tinggi Depdiknas Fasli Jalal dan Duta Besar Amerika untuk Indonesia Cameron R. Hume disaksikan oleh Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo. MoU ini mengakui Yayasan Pertukaran Amerika Indonesia (AMINEF) sebagai organisasi nirlaba yang dikelola kedua negara dan didirikan dalam bentuk yayasan di bawah hukum Indonesia untuk mengelola program pertukaran Fullbright dan meningkatkan pemahaman antara Indonesia dan Amerika

Hadir pada acara Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Depdiknas Suyanto, Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Depdiknas Baedhowi, serta sejumlah pejabat eselon II Depdiknas.

Mendiknas mengatakan, program beasiswa di tingkat pendidikan tinggi ini sangat penting untuk menyiapkan pemimpin Indonesia masa depan. Mendiknas meminta, agar lebih memperluas kerangka kerja sama antara Indonesia dengan Amerika. Selama ini, kata Mendiknas, pemerintah Indonesia telah menjalin kerja sama pendidikan yang lebih luas dengan negara - negara seperti Australia, Malaysia Singapura, dan Belanda. "Ciri kerja sama Indonesia berada dalam kerangka kerja sama g to g (government to government) mencakup pendidikan taman kanak - kanak sampai level universitas. Mulai penelitian dan pendidikan vokasi, bahkan pada pendidikan nonformal. Ada di semua aspek dan level pendidikan," katanya.

Cameron mengatakan, kontribusi Indonesia sangat besar terhadap Amerika. Menurut dia, tidak hanya mahasiswa Amerika mendapatkan keuntungan dengan belajar di Indonesia, tetapi rakyat Amerika memperoleh keuntungan dari mahasiswa Indonesia yang datang ke Amerika. "Kerja sama khususnya di bidang pendidikan tinggi sangat penting bagi kedua belah pihak. Tidak ada pertanyaan kalau pendidikan tinggi akan menjadi elemen strategis kerja sama kita di masa depan," katanya.

Cameron menyebutkan, lebih dari 1.500 warga Indonesia dan 600 warga Amerika telah memperoleh beasiswa Fullbright sejak program ini dimulai. Dia menambahkan, terdapat 20 program Fullbright di Indonesia. "Program ini merupakan salah satu program Fullbright yang terbesar di dunia. Ke depan, kami yakin program ini akan terus berlanjut," katanya

Fasli mengatakan, beasiswa program Aminef memberikan kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk belajar di Amerika dan pengajar dari Amerika memberikan pengajaran singkat di Indonesia selama tiga minggu atau lebih. Dia menyebutkan, beasiswa yang paling prestisius adalah Presidential Scholarship yang akan mengembangkan sebanyak 200 orang bergelar PhD di 18 center of excellent. "Pendanaannya selain dari AMINEF juga dari World Bank Institute, dan Pemerintah Jepang. Amerika juga menyediakan dana sebanyak $137 juta untuk kerja sama bidang pendidikan dasar dan menengah untuk desentralisasi pendidikan dasar. Program ini untuk membantu manajemen berbasis sekolah, mutu guru, dan pengembangan proses belajar dan mengajar yang aktif, kreatif, dan menyenangkan, " ujarnya.***Sumber: Pers Depdiknas

Recommend this article...
Terakhir Diperbaharui ( Wednesday, 18 February 2009 )


http://www.dikti.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=262&Itemid=54

Beasiswa Fulbright Amerika 2008/2009

Tahun 2008/2009 ini Fulbright Amerika kembali memberikan beasiswa untuk warga negara Indonesia antara lain

Untuk S2 :

1. Fulbright Master Degree Program

2. Fulbright-Freeport MA Master Degree Program

3. Fulbright-Telkom Master Degree Program

Untuk S3:

1. Fulbright Presidential PhD Scholarship Program

Untuk Penelitian:

1. Doctoral Dissertation Research Program

2. Senior Research Program

Untuk Program Khusus:

1. Fulbright FLTA (Foreign Language Teaching Assistant) Bahasa Indonesia

2. Hubert H.Humphrey Fellowship Program for Mid-Career Profesional

3. Visiting Specialist Program

4. Tsunami Relief Initiative Master Degree Program

5. Community College Summit Initiative Program

6. ILEP/IREX Teacher Exchange Program

7. Science and Technology Award



Sebagian besar program-program beasiswa Fulbright deadline-nya: 31 Mei 2008.

Kunjungi situs Fulbright klik disini

FULBRIGHT
Gedung Balai Pustaka Lt. 6
Jalan Gunung Sahari Raya No. 4
Jakarta 10720
Phone: (021) 345-2016
Fax: (021) 345-2050
E-mail: infofulbright_ind@aminef.or.id

Note: Jika anda bermaksud berstudi ke Luar negeri (termasuk Amerika) ada baiknya anda memasang "filter budaya" pada diri anda sendiri.

http://www.pusatinfobeasiswa.com/Beasiswa-Amerika-Fulbright-2008.htm

Kursus bahasa Inggris di Afrika Selatan



Pergilah ke Afrika Selatan dan temukan sejarah yang memukau dan pemandangan yang menakjubkan dari negara Afrika ini. Kursus bahasa Inggris di Afrika Selatan akan membuat Anda bisa menikmati tata kota yang fantastis termasuk Kgalagadi Transfrontier Park dengan salah satu suaka alam yang terbesar di dunia, Pegunungan Drakensburg, dan kebun anggur dengan luas 300 mile, kampung pemancingan, peternakan dan kota kecil sepanjang Garden Route. Afrika Selatan mempunyai populasi bunga terbesar di dunia dan berbagai macam fauna, termasuk ikan lumba-lumba, ikan hiu putih, singa, gajah, macan dan lebih dari 900 jenis burung.

Bukan hanya itu saja, Afrika Selatan juga tempat yang menyenangkan untuk berbelanja, dimana sekarang menjadi pusat atraksi yang terbesar untuk turis asing. Anda juga bisa belajar bahasa Inggris sambil mengambil bagian dalam budaya Afrika Selatan kuno, seperti mendengarkan musik jazz secara langsung, blues, dan juga musik pop dan rock. Sekarang, musisi Afrika dari berbagai berbagai benua tampil di klub malam di Afrika Selatan dan musik techno rave juga telah mempunyai jenisnya sendiri di budaya lokal. Afrika Selatan juga telah menghasilkan 4 orang pemenang Nobel Peace Prize dan akan menjadi tuan rumah Football World Cup 2010.

Sekolah EF lokasinya di Cape Town, di daerah Western Cape, dimana area tersebut dikenal sebagai daerah yang terindah di dunia. Cape Town terletak di sebelah Barat Daya dari Afrika sekitar 1600 km dari Johannesburg dan mempunyai iklim Mediterranean. Dengan lokasi tersebut, sekolah mempunyai budaya Afrika yang beragam, alam dan kehidupan kota besar. Kursus bahasa Inggris di Cape Town adalah cara yang tepat untuk menikmati Afrika.
Jenis Kursus yang tersedia di Afrika Selatan

Bahasa Inggris Intensif di Afrika Selatan
EF merekomendasikan Kursus bahasa Inggris Intensif untuk siswa yang ingin belajar bahasa Inggris secepat mungkin, baik untuk alasan akademis ataupun profesional. Anda akan medapatkan 32 sesi pelajaran per minggu.


Kursus bahasa Inggris ini dirancang khusus untuk sisawa yang ingin naik satu level setiap enam minggu dan dirancang untuk siswa yang ingin mendapatkan pemahaman yang baik akan esensi disiplin bahasa Inggris melalui program menyeluruh. Kursus bahasa Inggris ini tersedia di Afrika Selatan untuk siswa dari tingkat apapun, mulai dari tingkat dasar sampai tingkat mahir. Kursus Umum termasuk 26 sesi pelajaran per minggu

Kursus Bahasa Inggris Dasar di Afrika Selatan
Kursus bahasa Inggris Dasar dengan EF akan memberikan Anda dasar bahasa Inggris dan belajar untuk berbicara bahasa Inggris sehari-hari, tetapi masih tetap memiliki waktu untuk bersantai dan mengunjungi berbagai obyek wisata. Kombinasikan liburan yang santai di Afrika Selatan dengan 20 sesi pelajaran bahasa di pagi dan sore per minggu.

Program Magang di Afrika Selatan
Program Magang di Afrika Selatan dirancang untuk Anda yang mempunyai kemampuan bahasa Inggris dengan tingkat menengah (Intermediate) sampai mahir (Advanced) dimana Anda ingin mengkombinasikan belajar Inggris dengan pengalaman kerja di perusahaan lokal. Program magang di Afrika Selatan adalah program dengan minimum 8 minggu, dan termasuk sekitar 50-100 jam magang. Dengan bekerja paruh waktu, Anda akan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sesuai industri pekerjaan dimana Anda bekerja, membangun jaringan pribadi, dan menggali potensi Anda sambil bekerja dengan orang lokal Inggris. Pada akhir dari program tersebut, Anda akan membuat presentasi resmi dan menerima sertifikat Internship EF.

Kursus persiapan ujian bahasa Inggris di Afrika Selatan
Australia adalah negara tujuan bagi Anda yang ingin mempersiapkan ujian bahasa Inggris, tetapi Anda juga ingin berada di daerah dengan lingkungan yang nyaman pada saat yang sama. Kursus Persiapan Ujian kami di Afrika Selatan akan memastikan Anda mendapatkan nilai yang baik pada saat hari ujian Anda. Anda bisa memilih untuk mengambil ujian Anda pada saat mengambil kursus EF, atau setelah menyelesaikan kursus Anda di negara asal Anda.

Jika anda berencana untuk mengambil ujian Cambridge ESOL (English for Speakers of Other Languages) seperti Cambridge FCE, CAE, CPE, kami menawarkan kursus persiapan ujian Cambridge di Cape Town dengan jangka waktu 9-12 minggu untuk setiap jenis ujian yang akan Anda ambil. Ujian Cambridge diselenggarakan tiga kali dalam setahun di seluruh dunia dan kursus persiapan kami diselenggarakan sesuai dengan jadwal resmi ujian tersebut.

TOEFL (Test of English as a Foreign Language) adalah ujian untuk mengukur tingkat kemampuan bahasa Inggris Anda dalam menggunakan bahasa Inggris Amerika Utara dalam bentuk akademis. Nilai ujian TOEFL digunakan sebagai salah satu persyaratan untuk bisa masuk ke lebih dari 600 college dan universitas terutama di Amerika dan Kanada. Perbesar kemungkinan Anda bisa diterima di universitas dengan mengambil kursus persiapan TOEFL di Afrika Selatan sepanjang tahun.
Akomodasi di Afrika Selatan

Kursus kami di Afrika Selatan termasuk 2 jenis tempat tinggal. Jika Anda memilih untuk tinggal dengan keluarga angkat, Anda akan menikmati pengalaman tinggal di rumah pribadi keluarga angkat Afrika Selatan. Anda akan tinggal sekamar berdua dan biaya akomodasi sudah termasuk dalam biaya kursus. Jika Anda ingin tinggal mandiri, kami merekomendasikan asrama siswa kami, dimana lokasinya hanya 5 menit jalan kaki dari sekolah. Asrama Lady Hamilton mempunyai fasilitas sekamar berdua dengan harga USD 140/mg atau sekamar sendiri USD 240/mg dengan fasilitas makan dua kali-Senin-Jumat dan hanya makan pagi di Sabtu dan Minggu. Asrama ini mempunyai fasilitas internet WiFi di lantai utama, ruang santai siswa EF yang eksklusif dilengkapi dengan TV, permainan dan perpustakaan, ditambah dengan fasilitas kolam renang dengan pelataran untuk berjemur dibawah sinar matahari.

Untuk informasi mengenai pilihan akomodasi di Cape Townsilahkan melihat halaman mengenai kota tersebut.
Harga

Harga kursus bahasa Inggris di Afrika Selatan tergantung pada jangka waktu belajar, jenis kursus dan akomodasi yang Anda pilih. Contoh, jika Anda mengambil Kursus Bahasa Inggris Umum di Cape Town dengan jangka waktu 2 minggu, harganya mulai dari USD 910 atau Kursus Bahasa Inggris Intensif dengan jangka waktu belajar yang sama mulai dari harga USD 1030 dan termasuk materi belajar ekstra setelah Anda menyelesaikan kursus Anda. Kursus Umum sudah termasuk 3 bulan akses online bimbingan belajar bahasa Inggris setelah selesai kursus dan kursus Intensif termasuk 6 bulan akses online! Semua kursus Inggris EF termasuk akomodasi di keluarga angkat, makan, kursus dan buku pelajaran.



http://www.ef.co.id/master/ils/destinations/south-africa/

Australia Tawarkan Program Beasiswa S2 dan S3




Sydney, (tvOne)

Australia melalui "Australian Development Scholarships 2010" menawarkan program beasiswa senilai 40 juta dolar Australia atau setara Rp300 miliar kepada warga Indonesia.

Program itu untuk meraih gelar master atau doktor di universitas Australia. Duta Besar Australia untuk Indonesia, Bill Farmer, dalam siaran persnya seperti dilansir Antara mengatakan, warga Indonesia yang ingin membentuk masa depan negara diundang untuk mengikuti pendaftaran

Program beasiswa tersebut ditawarkan kepada warga Indonesia untuk meraih gelar master atau doktor dalam bidang pembangunan ekonomi, sosial dan masyarakat di Indonesia.

"Beasiswa ini bertujuan untuk memperkuat sumberdaya manusia dan pertumbuhan di Indonesia dan merupakan salah satu contoh kerjasama kedua negara dalam membangun hubungan antarmanusia," katanya.

Dia juga berharap pengalaman akademis yang didapat melalui program beasiswa ini memberikan ketrampilan dan pengetahuan untuk mendorong perubahan dan mempengaruhi hasil pembangunan Indonesia setelah menyelesaikan studinya.

Beasiswa tersebut ditujukan untuk mereka yang mempelajari bidang manajemen ekonomi, tata kelola perusahaan, pendidikan, demokrasi, keadilan, keselamatan dan perdamaian.

Bidang-bidang studi dalam program beasiswa tersebut akan ditinjau tiap tahun berdasarkan kebutuhan pembangunan Indonesia.

Australia menyediakan 300 beasiswa pasca sarjana per tahun bagi warga Indonesia dan 50 persennya diperuntukkan untuk siswa wanita.

Program beasiswa dari Australia ini juga memberikan sebesar 30 persen untuk pelamar dari provinsi yang menjadi target, yakni Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat dan Aceh. Pendaftaran beasiswa 2010 ini ditutup 4 September 2009.

http://www.tvone.co.id

Zivanna Letisha Siregar Miss Universe 'Idol' 2009



INILAH.COM, Bahama - Dukungan masyarakat Indonesia pada Zivanna Letisha Siregar sungguh luar biasa. Meski tersisih di babak pertama, namun Puteri Indonesia yang akrab disapa Zizi ini menjadi Miss Universe 'Idol' 2009.

Gadis berusia 20 tahun itu sempat tampil memukau dengan bikini two pieces-nya. Mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia angkatan tahun 2007 ini terlihat sangat nyaman berbikini ria.

Dia berlenggak-lenggok di atas catwalk, Grand Bahama, dengan bikini yang menjadi kontroversi abadi di Indonesia. Karena bikini pula Zizi masuk dalam 3 besar di kontestan Miss Universe 2009. Posisinya diapit Miss Brasil Larissa Costa dan Miss Vietnam Hoang Yen Yo.

Di Indonesia, lagi-lagi masalah bikini menjadi pro kontra, meski tidak sampai didemo FPI seperti yang dialami Artika Sari Devi. Kalangan selebritis Indonesia mendukung habis penampilan Zizi di Miss Universe. Namun kalangan agamis menuding bikini Puteri Indonesia itu memprihatinkan, sebab tidak mencerminkan kepribadian bangsa Indonesia.

"Itu akan jauh lebih terhormat ketimbang ikut budaya dan nilai budaya luar," kata Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara, Anang Anas Azhar.

Menurut dia, masyarakat Internasional cukup memahami jika Zizi tidak mengenakan bikini. Bahkan bisa jadi Puteri Indonesia bisa lebih mencuri perhatian karena mampu menunjukkan identitas dan kepribadian bangsa Indonesia yang sesungguhnya.

Sementara menurut pendukung Zizi, bikini adalah hal lumrah dalam kontes Miss Universe, sebab bikini hanya bagian dari kriteria penilaian di kontes dunia tersebut. "Kalau memang Zizi masih berada di peringkat 3 besar saya senang banget. Biar kabarnya berada di posisi itu karena penampilannya dengan bikini, kenapa nggak? Itu kan memang bagian dari kriteria penilaian. Jujur saya mendukung kok," kata Puteri Indonesia 2006 Agni Pratistha Arkadewi Kuswardono.

Menurutnya, apa yang ditentang orang terkait bikini Puteri Indonesia di ajang Miss Universe diambil saja hikmahnya. Sebab yang lebih utama adalah harapan untuk menang tidak pernah pupus untuk para Puteri Indonesia yang jarang masuk 15 besar.

Terlepas dari pro kontra tersebut, Zizi di Kepulauan Bahama terus tampil memesona. Zizi kembali memukau dengan penyelenggara kontes Miss Universe dengan busana nasional Srikandi. Pakaian tradisional Indonesia ini makin menjadikan Zizi sebagai idola di ajang kontes kecantikan tersebut. Pakaian Srikandi lengkap dengan atribut di kepala dan busur serta anak panahnya membuat Zizi berada di posisi 2 dari 3 besar Miss Universe 2009.

Namun ternyata, bukan hanya Zizi yang tampil memesona. Kepulauan Bahamas yang menjadi tempat penyelenggaraan Miss Universe juga memesona gadis yang lama tinggal di Australia tersebut. Sampai-sampai ketika ditanya apa yang membuat dia takut, dia menjawab takut pulang ke Indonesia.

"Aku tidak ingin pulang. Itu yang sangat kutakuti. Di sini sungguh menyenangkan," ujarnya dalam rekaman video wawancara di website resmi Miss Universe. Dia juga tampaknya kurang mengenal Indonesia dengan baik. Ketika ditanya hal yang tidak ketahui orang tentang Indonesia, dia menjawab Indonesia sebagai negara kepulauan yang dikelilingi samudera. Padahal, jelas ini pengetahuan geografis mendasar tentang Indonesia.

Namun di luar minimnya pengetahuan tentang Indonesia, sehari menjelang malam final Miss Universe 2009, Zizi berada di peringkat pertama kontestan. Dia menggeser Miss Brasil Larissa Costa dari posisi puncak. Perolehan nilai 2,78 Zizi menggeser Larissa Costa dengan perolehan nilai terpaut 0,02 atau 2,76. Posisi ini sempat memberi harapan Zizi bisa menjadi Miss Universe dari Indonesia untuk pertamakalinya.

Namun itu semua cuma mimpi. Penampilan Zizi belum mampu mengalahkan rekor Miss Universe yang belum terpecahkan. Zizi ternyata tidak lolos 15 besar Miss Universe 2009. Dalam ajang yang sama tahun 2005, Artika masuk dalam 15 besar.

Pada babak pertama, yakni 15 besar Miss Universe, tak ada nama Zizi. Bahkan Miss Brasil yang sempat diunggulkan pun tidak masuk. Mereka harus mengaku kelebihan Miss USA, Puerto Rico, Iceland, Albania, Republik Ceko, Belgia, Republik Dominika, Swedia, Kosovo, Australia, Prancis, Swis, Afrika Selatan, Kroasia, dan Venezuela.

Kecantikan eksotik perempuan Amerika Latin sekali lagi masih memukau dunia ketimbang wajah wanita Asia nan eksotis. Mahkota Miss Universe 2009 kembali jatuh ke tangan Venezuela, yang diwakili gadis cantik berusia 18 tahun, Stefania Fernandez. Sebelumnya, Miss Universe 2008 Dayana Mendoza, yang juga asal Venezuela, menyematkan tiara bertabur berlian di kepalanya. Terhitung yang keenam kalinya Venezuela menyabet gelar Miss Universe.

Stefania Fernandez dalam peratingan di situs resmi Miss Universe 2009 hanya menempati urutan ke-9, namun juara Miss Venezuela 2008 ini sukses menjadi jawara Miss Universe 2009. Sementara dalam peratingan yang sama, Zizi dari Indonesialah yang menjadi sang Miss Universe idola. [sss]